Friday, October 24, 2014

Koperasi Sejahtera Bersama



Koperasi sejahtera bersama adalah sebuah koperasi yang berkantor di komplek IPB Baranangsiang II, Jl Pakuan Indah No. 7-9 Bogor 16143, Jawa Barat. Koperasi sejahtera bersama merupakan koperasi yang sudah sangat berkembang pesat. Koperasi ini memiliki banyak sekali kegiatan usaha dan perusahaan dibawah naungannya. Koperasi sejahtera bersama ini berdiri dengan tujuan yaitu ingin berperan secara aktif dalam upaya membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.Serta meningkatkan pelayanan dan kualitas sumber daya manusia agar dapat menumbuh kembangkan kehidupan yang lebih mandiri.

Koperasi sejahtera bersama(KSB)beranggotakan pengawas,pengatur dan manajer yang sudah memiliki tugas masing masing dan saling melengkapi untuk mencapai target koperasi. Dalam Koperasi sejahtera bersama(KSB), pemilik dan pengurusnya adalah anggota koperasi yang sudah terpilih. Dan jika ingin menjadi anggota koperasi ini bisa melalui beberapa kelompok anggota yang sudah ada atau membuat kelompok baru dengan minimal 15 orang. Pengawas utama koperasi sejahtera bersama yaitu Ir. Tedi Setiadi, ST. beliau bertugas melakukan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi, termasuk organisasi, usaha-usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus, serta membuat laporan tertulis tentang pemeriksaan. Sedangkan para pengurus koperasi sejahtera bersama adalah masing-masing Iwan Setiawan sebagai ketua, Dang Zeany K sebagai wakil ketua,  Ir. Dasep Surahman sebagai sekertaris dan Vini Noviani, SH, SS sebagai bendahara.

Kegiatan usaha koperasi sejahtera bersama adalah dibidang simpan pinjam , beberapa program simpan pijam koperasi sejahtera bersama adalah Deposito sejahtera prima, tabungan pendidikan sejahtera, tabungan koin sejahtera,tabungan rencana sejahtera, pinjaman komersial, pinjaman kelompok SB,Pinjaman pendidikan sejahtera, dan Pinjaman ekspres. Selain bergerak dibidang simpan pinjam koperasi sejahtera bersama juga bergerak dibidang perdagangan .kegiatan usaha perdagangan ini dijalan kan oleh salah satu unit usaha daripada koperasi sejahtera bersama yakni SBmart.

Permodalan Koperasi Sejahtera Bersama di dapat dari para anggota dan pinjaman-pinjaman dari beberapa Bank. Sisa Hasil Usaha koperasi sejahtera bersama didapat dari pendapatan koperasi seperti penjualan produk, waserda, kas dan kegiatan lainya yang diperoleh selama satu tahun buku dikurangi biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. Seperti pada umumnya, prinsip pembagian SHU koperasi sejahtera bersama(KSB) bersumber dari anggota karena kebanyakan pendapatan yang diterima berasal dari kegiatan ekonomi anggota koperasi. SHU anggota adalah jasa dari modal dan transaksi usaha yang dilakukan anggota itu sendiri, dilakukan secara transparan, dan SHU anggota dibayar secara tunai.

Tidak mudah bagi koperasi sejahtera bersama meraih kesuksesan seperti sekarang, banyak tantangan yang harus dilalui koperasi ini. Koperasi ini pun pernah kesulitan merekrut anggota koperasi dikarenakan banyaknya modus penipuan simpan pinjam berkedok koperasi yang menipu masyarakat akhir-akhir ini. Tapi kerena dedikasi dan nama baik koperasi sejahtera bersama yang sudah dikenal khalayak ramai masalah ini lamabat laun mulai teratasi dengan berbagai program yang diadakan koperasi. 

Sumber :

Monday, July 7, 2014

Rumah Baru Untuk Rakyat Indonesia

Pernah Lihat Gelandangan di tepi-tepi jalan raya? atau orang-orang yang tinggal di Bawah Kolong Jembatan? atau Beberapa Keluarga yang tinggal disebuah Kontrakan kecil?
Sepertinya Di Indonesia masalah kepemilikan papan menjadi salah satu masalah yang banyak dialami oleh sebagian besar Masyarakat di Indonesia. Kenaikan Harga tanah dan bahan bangunan menjadi salah satu faktor mengapa banyak masyarakat di Indonesia hingga kini belum dapat memiliki hunian layak milik mereka sendiri. 

Nah, Ada Kabar Baik dari Pemerintah melalui melalui Menteri Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 113/PMK.03/2014 tentang perubahan keempat atas PMK Nomor 36/PMK.03/2007 tentang batasan rumah sederhana, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa ,Rumah sangat sederhana, serta permuahan lainnya yang ats penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN

Jadi Kita dapat membeli rumah dengan harga murah karena pemerintah akan membebaskan pajak pertamabahan nilai sebesar 10 persen atas penjualan Rumah tersebut. Jadi masyarakat berpenghasilan rendah punya kesempatan lebih luas dalam memiliki rumah dan pihak pengembang perumahan pun akan memiliki gairah untuk membangun dan menjual rumah sederhana. 

Rumah yang akan dikenakan bebas pajak adalah rumah yang ukurannya tidak melebihi 36M2 dan harga jual tidak melebihi batasan harga jual dengan ketentuan zona dan tahun yang berkesesuaian harga. Luas tanahnya tidak kurang dari 60 M2. 

Ini Merupakan Contoh dari Rumah Sederhana yang dikenakan bebas PPN

(Sumber gambar :produkkreditbankmega.blogspot.com/penghapusan-ppn-untuk-rumah-sederhana.html:")
(Sumber gambar : "http://www.bisnis.news.viva.co.id-ini-harga-rumah-murah-2014-yang-bebas-ppn")

Sertifikat "Shape The Future" dan "Belajar Main Saham, Yuuk !!!"



Seminar dengan Tema Shape The Future Oleh BEM FE Universitas Gunadarma Dengan Judul " Learn Afford Acting Foot Success The Future " 
Depok, 31 Oktober 2013



Seminar dengan Tema Pasar Modal Oleh BEM FE Universitas Gunadarma Dengan Judul " Belajar Main Saham, Yuuk !!!" 
Depok, 31 Oktober 2013

Sertifikat SEF "Sharia For Liberty"


Seminar Nasional Oleh Sharia Economic Forum Of Gunadarma University dengan judul " Sharia For Liberty"
Depok , 11 Maret 2014

Sertifikat SEF


Seminar Nasional oleh Sharia Economic Forum of Gunadarma University Dengan Judul " Mengukur Prospek Dunia Usaha" 
Depok, 12 Maret 2014

Sertifikat SEF The Development Of Takaful Market and Critical For Global Economic Develpment



Seminar Nasional oleh Sharia Economic Forum Gunadarma University Dengan Judul " The Development Of Tafkaful Market and Critical For Global Economic Development "
Depok, 12 Maret 2014

Visi - Misi CaPres tentang Perekonomian Indonesia

Ringkasan Paparan Visi-Misi CaPres Pada Debat CaPres Ronde Kedua (Sumber :http://www.ayovote.com/ringkasan-debat-capres-dan-cawapres-ronde-kedua/)''

Jokowi : Bagi saya ekonomi ditujukan sebesar-besarnya untuk rakyat. Itulah ekonomi Berdikari. Yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah pembangunan manusia lewat revolusi mental. Kemudian bidang kesehatan dengan kartu Indonesia Sehat, kemudian bidang kecerdasan dengan kartu Indonesia Pintar. Dengan semua itulah produktivitas kita akan meningkat. Pertumbuhan ekonomi yang diimbangi dengan pemerataan, pembangunan koperasi, umkm, pasar tradisional, pertanian. Kedua, pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan, karena akan percuma jika pemerataan itu tidak ada. Pemerataan akan menjadi sebuah perhatian bagi kami berdua. Inilah yang akan membuat ekonomi kita kokoh dan berdaya saing tinggi.
Prabowo: Kita berbicara mengenai pembangunan, akan tetapi masalahnya dari mana uangnya? Dari mana sumber dayanya? Pada tanggal 7 September 2013, Ketua KPK menyampaikan kekayaan negara kita tiap tahunnya hilang sebanyak 1000 triliun. Kami, Prabowo dan Hatta ingin menutup kebocoran 1000 triliun tersebut dan ingin dialirkan untuk membangun ekonomi kerakyatan, dari ibukota turun ke desa. Sumber daya sudah ada, tinggal keberanian dan kemauan kita untuk membangun bangsa. Saya akan mengalokasikan minimal 1 milliar tiap tahunnya kepada rakyat Indonesia, meminimalkan korupsi, dalam 5 tahun 2 juta hektar sawah, 3000 km jalan raya, 8 pelabuhan, Bank Tani Rakyat, Bank Koperasi. Dalam lima tahun kami akan meminimalkan korupsi, menaikkan rata-rata penghasilan hingga dua setengah kali lipat. Dananya ada, tinggal kemauan dan kerja keras kita dalam membentuk ekonomi kerakyatan. Kami akan bekerja keras untuk mencapai semua itu, kita akan menjadi negara kuat, negara terhormat karena kita menguasai kekayaan kita sendiri.

Dari Ringkasan Debat Capres yang berlangsung pada hari Minggu 15 Juni 2014 di Hotel Gran Melia tersebut saya mempunyai pandangan bahwa Visi-Misi yang dipaparkan kedua Capres pada sesi pertama ini sangat baik dan bertujuan semata-mata untuk kesejahteraan rakyat. Namun, Menurut saya Visi Misi milik Calon Presiden Nomor urut 1 Yakni Prabowo Subianto lebih baik dibanding Visi Misi Milik Calon Presiden Joko Widodo, Sebab dari pemaran visi-misi tersebut Jokowi sapaan akrab Joko Widodo yang selalu mengaung-gaungkan tentang Visi Misi mereka yang bukan angan-angan karena sudah dilakuakan beliau saat menjabat sebagai Walikota Solo dan Gubernur Jakarta terdengar sangat imajinatif karena beliau tidak memaparkan dari mana anggaran yang akan beliau gunakan untuk membiayai Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar , Sedangkan Pak Prabowo Memulai secara sistematis dengan memaparkan apa yang akan ia lakukan untuk mendapatkan biaya untuk membiayai kebijakan-kebijakan yang akan ia keluarkan yakni dengan menutup kebocoran negara sebesar 1000 Triliyun. 
Kemudian pada debat tersebut Capres Joko Widodo beberapa kali memperlihatkan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar yang menjadi andalannya. Menurut saya , Program ini sangat baik sekali untuk Rakyat Indonesia yang memiliki kemampuan ekonomi yang lemah. Namun menurut saya jika program ini dijalankan tanpa pengawasan yang baik maka besar kemungkinan akan terjadi penyelewangan dana atau salah sasaran. Lalu jika program yang dikeluarkan hanya dalam bentuk pembebasan biaya maka Rakyat Indonesia akan tumbuh sifat malas yang nantinya hanya akan mengharapkan bantuan dari pemerintah. Sedangkan pada visi-misi Pak Prabowo dengan lugas ia menyampaikan program-program yang membina rakyat dengan cara menyediakan lahan agar Rakyat Indonesia dapat bekerja dan menghasilkan penghasilan sendiri namun dengan bantuan pemerintah yang akan menyediakan srana-prasarana bagi rakyatnya dalam mencari penghasilan. program ini sangat bagus karena selain akan menyejaterahkan rakyat, perekonomian indonesia juga akan bangkit kerena enghasilan rakyatnya meningkat selain itu rakyat indonesia terlattih mandiri.

Pada Akhir pemaparan visi misi pada sesi pertama Pak Joko Widodo menyampaikan tentang pemerataan pertumbuhan ekonomi , namun sayangnya Pak Prabowo tidak menyinggung tentang pemerataan padahal Pemerataan Pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangatlah penting karena di Indonesia Sendiri Ketimpangan sangatlah terasa.

Demikian pendapat saya mengenai Visi Misi pada Debat Capres Pada Hari Minggu tanggal 15 Juni, Apabila ada kesalahan Mohon maaf sebesar-besarmya, tulisan ini tidak untuk mendukung salah satu capres melainkan opini pribadi.