Monday, July 7, 2014

Visi - Misi CaPres tentang Perekonomian Indonesia

Ringkasan Paparan Visi-Misi CaPres Pada Debat CaPres Ronde Kedua (Sumber :http://www.ayovote.com/ringkasan-debat-capres-dan-cawapres-ronde-kedua/)''

Jokowi : Bagi saya ekonomi ditujukan sebesar-besarnya untuk rakyat. Itulah ekonomi Berdikari. Yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah pembangunan manusia lewat revolusi mental. Kemudian bidang kesehatan dengan kartu Indonesia Sehat, kemudian bidang kecerdasan dengan kartu Indonesia Pintar. Dengan semua itulah produktivitas kita akan meningkat. Pertumbuhan ekonomi yang diimbangi dengan pemerataan, pembangunan koperasi, umkm, pasar tradisional, pertanian. Kedua, pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan, karena akan percuma jika pemerataan itu tidak ada. Pemerataan akan menjadi sebuah perhatian bagi kami berdua. Inilah yang akan membuat ekonomi kita kokoh dan berdaya saing tinggi.
Prabowo: Kita berbicara mengenai pembangunan, akan tetapi masalahnya dari mana uangnya? Dari mana sumber dayanya? Pada tanggal 7 September 2013, Ketua KPK menyampaikan kekayaan negara kita tiap tahunnya hilang sebanyak 1000 triliun. Kami, Prabowo dan Hatta ingin menutup kebocoran 1000 triliun tersebut dan ingin dialirkan untuk membangun ekonomi kerakyatan, dari ibukota turun ke desa. Sumber daya sudah ada, tinggal keberanian dan kemauan kita untuk membangun bangsa. Saya akan mengalokasikan minimal 1 milliar tiap tahunnya kepada rakyat Indonesia, meminimalkan korupsi, dalam 5 tahun 2 juta hektar sawah, 3000 km jalan raya, 8 pelabuhan, Bank Tani Rakyat, Bank Koperasi. Dalam lima tahun kami akan meminimalkan korupsi, menaikkan rata-rata penghasilan hingga dua setengah kali lipat. Dananya ada, tinggal kemauan dan kerja keras kita dalam membentuk ekonomi kerakyatan. Kami akan bekerja keras untuk mencapai semua itu, kita akan menjadi negara kuat, negara terhormat karena kita menguasai kekayaan kita sendiri.

Dari Ringkasan Debat Capres yang berlangsung pada hari Minggu 15 Juni 2014 di Hotel Gran Melia tersebut saya mempunyai pandangan bahwa Visi-Misi yang dipaparkan kedua Capres pada sesi pertama ini sangat baik dan bertujuan semata-mata untuk kesejahteraan rakyat. Namun, Menurut saya Visi Misi milik Calon Presiden Nomor urut 1 Yakni Prabowo Subianto lebih baik dibanding Visi Misi Milik Calon Presiden Joko Widodo, Sebab dari pemaran visi-misi tersebut Jokowi sapaan akrab Joko Widodo yang selalu mengaung-gaungkan tentang Visi Misi mereka yang bukan angan-angan karena sudah dilakuakan beliau saat menjabat sebagai Walikota Solo dan Gubernur Jakarta terdengar sangat imajinatif karena beliau tidak memaparkan dari mana anggaran yang akan beliau gunakan untuk membiayai Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar , Sedangkan Pak Prabowo Memulai secara sistematis dengan memaparkan apa yang akan ia lakukan untuk mendapatkan biaya untuk membiayai kebijakan-kebijakan yang akan ia keluarkan yakni dengan menutup kebocoran negara sebesar 1000 Triliyun. 
Kemudian pada debat tersebut Capres Joko Widodo beberapa kali memperlihatkan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar yang menjadi andalannya. Menurut saya , Program ini sangat baik sekali untuk Rakyat Indonesia yang memiliki kemampuan ekonomi yang lemah. Namun menurut saya jika program ini dijalankan tanpa pengawasan yang baik maka besar kemungkinan akan terjadi penyelewangan dana atau salah sasaran. Lalu jika program yang dikeluarkan hanya dalam bentuk pembebasan biaya maka Rakyat Indonesia akan tumbuh sifat malas yang nantinya hanya akan mengharapkan bantuan dari pemerintah. Sedangkan pada visi-misi Pak Prabowo dengan lugas ia menyampaikan program-program yang membina rakyat dengan cara menyediakan lahan agar Rakyat Indonesia dapat bekerja dan menghasilkan penghasilan sendiri namun dengan bantuan pemerintah yang akan menyediakan srana-prasarana bagi rakyatnya dalam mencari penghasilan. program ini sangat bagus karena selain akan menyejaterahkan rakyat, perekonomian indonesia juga akan bangkit kerena enghasilan rakyatnya meningkat selain itu rakyat indonesia terlattih mandiri.

Pada Akhir pemaparan visi misi pada sesi pertama Pak Joko Widodo menyampaikan tentang pemerataan pertumbuhan ekonomi , namun sayangnya Pak Prabowo tidak menyinggung tentang pemerataan padahal Pemerataan Pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangatlah penting karena di Indonesia Sendiri Ketimpangan sangatlah terasa.

Demikian pendapat saya mengenai Visi Misi pada Debat Capres Pada Hari Minggu tanggal 15 Juni, Apabila ada kesalahan Mohon maaf sebesar-besarmya, tulisan ini tidak untuk mendukung salah satu capres melainkan opini pribadi. 

Resep Sushi Sederhana

Bahan :

5 Lembar Nori
2 Butir Telur
6 Crabstick
3 Nugget Ayam
2 Buah Timun Jepang
100g Beras
Garam Secukupnya
Penyedap rasa Secukupnya

Alat:
Tikar Penggulung Sushi'

Cara Membuat:

1. Masak Beras hingga menjadi nasi , campur nasi dengan garam dan penyedap secukupnya, Campur hingga rata

2. Kocok telur berikan penyedap rasa secukupnya lalu di goreng

3. Celupkan crabstick pada air hangat selama 2 menit, angkat, tiriskan

4 Goreng Nugget ayam hingga berwarna kecoklatan

5. Potong Crabstick, Nugget Ayam, Timun Jepang dan telur

6. Ratakan Nori pada penggulung Sushi , Taruh Nasi ratakan hingga menutupi seluruh permukaan nori

7. Susun Crabstick, Nugget Ayam, Timun Jepang dan Telur

8, Gulung Sushi sambil Dipadatkan

9. Potong-Potong Sushi menjadi beberapa bagian

10. Sushi siap dihidangkan

Thursday, July 3, 2014

Kebijakan-Kebijakan Pemerintah Dalam Memberantas Korupsi Di Era Kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono

Masalah kemiskinan dianggap sebagai salah satu hal yang menghambat proses pembangunan sebuah negara. Salah satu negara yang masih dibelit oleh masalah sosial ini salah satunya adalah indonesia. Angka kemiskinan di tingkat masyarakat masih cukup tinggi. Meskipun oleh lembaga statistik negara, selalu dinyatakan bahwa setiap tahun angka kemiskinan cenderung menurun.
Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang di hadapi oleh seluruh pemerintahan yang ada di dunia ini. Ia di pengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Faktor tersebut antara lain tingkat pendapatan, pendidikan, kesehatan, akses barang dan jasa, lokasi geografis, gender dan kondisi lingkungan. Kemiskinan merupakan kondisi dimana seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya dalam rangka menuju kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, kemiskinan wajib untuk ditanggulangi, sebab jika tidak tertanggulangi akan dapat mengganggu pembanguan nasional.

Untuk menanggulangi kemiskinan yang dapat menghambat pembangunan nasional pemerintah haruslah mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk memberantas korupsi.  Pada masa pemerintahan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono banyak kebijakan-kebijakan yang beliau buat untuk memberantas kemiskinan. Dalam membuat program Kesejahteraan rakyat SBY dikhususkan pada pengurangan tingkat kemiskinan yang difokuskan melalui 3 klaster program penanggulangan kemiskinan.

a.       Program Raskin (Beras Miskin)
Program Raskin (Beras Miskin) adalah sebuah program bantuan pangan bersyarat diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia berupa penjualan beras di bawah harga pasar kepada penerima tertentu. Program ini mulai pada Januari 2003.Untuk tahun 2010, jatah beras yang dialokasikan dikurangi menjadi 13 kg per rumah tangga per bulan sedangkan pada 2009 jatah ditetapkan 15 kg
b.      Program Jamkesmas
adalah sebuah program jaminan kesehatan untuk warga Indonesia yang memberikan perlindungan sosial dibidang kesehatan untuk menjamin masyarakat miskin dan tidak mampu yang iurannya dibayar oleh pemerintah agar kebutuhan dasar kesehatannya yang layak dapat terpenuhi.Program ini dijalankan oleh Departemen Kesehatan sejak 2008. Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) diselenggarakan berdasarkan konsep asuransi sosial. Program ini diselenggarakan secara nasional dengan tujuan untuk : 1) mewujudkan portabilitas pelayanan sehingga pelayanan rujukan tertinggi yang disediakan Jamkesmas dapat diakses oleh seluruh peserta dari berbagai wilayah; 2) agar terjadi subsidi silang dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat miskin Pada tahun 2009 program ini mendanai biaya kesehatan untuk 76,4 juta penduduk, jumlah ini termasuk sekitar 2,650 juta anak terlantar, penghuni panti jompo, tunawisma dan penduduk yang tidak memiliki kartu tanda penduduk
c.       Program BOS (Biaya Operasional Sekolah)
BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar
d.      Program PNPM Mandiri
PNPM Mandiri adalah program nasional penanggulangan kemiskinan terutama yang berbasis pemberdayaan masyarakat
e.       Program KUR (Kredit Usaha Rakyat)
Program KUR (Kredit Usaha Rakyat) kredit/pembiayaan yang diberikan oleh perbankan kepada UMKMK yang feasible tapi belum bankable. Maksudnya adalah usaha tersebut memiliki prospek bisnis yang baik dan memiliki kemampuan untuk mengembalikan.

Angka kemiskanan yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada September 2011, jumlah penduduk miskin mencapai 29,89 juta orang (12,36 persen). Jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2011, di mana jumlah penduduk miskin saat itu mencapai 30,02 juta orang (12,49 persen), itu artinya selama periode Maret-September 2011 jumlah penduduk miskin hanya berkurang  sebanyak 130 ribu orang atau sekitar 0,13 persen

Kesimpulan        : Pada Dasarnya Kebijakan-kebijakan dalam pemberantasan kemiskinan pada era pemerintahan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono sangat baik dan pro rakyat kecil, ini di buktikan dengan adanya penurunan jumlah penduduk miskin beberapa bulan terakhir namun kebijakan-kebijakan ini saya rasa kurang bekerja secara efektif dikarenakan anggaran yang dikeluarkan untuk membuat kebijakan-kebijakan ini berjalan tidak sesuai dengan penurunan angka jumlah penduduk miskin.


Sumber: Wikipedia.com
              ramsaroza.blogspot.com/2013/04/makalah-tentang-penanggulangan.html





Thursday, April 3, 2014

Sistem Perekonomian di Dunia dan Indonesia



Pengertian sistem perekonomian 

Sistem ekonomi adalah cara pengorganisasian satuan ekonomi untuk membuat keputusan-keputusan mengenai berbagai masalah ekonomi masyarakat untuk mencapai kesejahteraan ekonomi yang diharapkan, pada umunya terdapat 3 sistem ekonomi didunia yaitu, sistem ekonomi kapitalis, sistem ekonomi sosialis, dan sistem ekonomi campuran 

Macam-macam sistem ekonomi

Sistem ekonomi kapitalis

            Sistem ekonomi kapitalis  atau sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi ketika sektor perekonomian diserahkan sepenuhnya pada permintaan dan penawaran di masyarakat (mekanisme pasar). Sistem ini sesuai dengan doktrin laissez faire‘biarkan segala sesuatu berjalan sendiri’ yang digagas oleh Adam Smith. Dalam sistem ekonomi pasar dinyatakan bahwa kebebasan secara penuh kepada individu akan mem bawa kemakmuran masyarakat. Sebagian besar penganut sistem ekonomi kapitalis terdapat di negara-negara penganut paham politik liberal di negara-negara Eropa Barat, Amerika Serikat, dan Jepang.

Karakteristik sistem ekonomi kapitalis  antara lain, yaitu:


1. faktor produksi dikuasai dan dikelola oleh individu;
2. kegiatan produksi dilandasi oleh semangat mencari keuntungan maksimum;
3. munculnya persaingan antar pemilik faktor produksi;
4. tidak ada peran pemerintah dalam perekonomian;
5. kegiatan ekonomi diserahkan sepenuhnya kepada interakasi per min taan dan penawaran pasar (mekanisme pasar);
6. percaya bahwa semua yang terlibat dalam kegiatan ekonomi akan diuntungkan, minimum tidak ada yang dirugikan (win-win solution)

a. Keuntungan Sistem Ekonomi Kapitalis

1. Individu bebas mengatur sumber daya ekonomi. Hal ini men dorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
2. Adanya kebebasan individu mendorong kemandirian berusaha dan pencapaian hasil terbaik.
3. Adanya semangat mencari keuntungan maksimum akan me ning katkan motivasi kerja, inovasi, dan produktivitas kerja.
4. Adanya persaingan sehat berdasarkan mekanisme pasar dapat mendorong kemajuan dalam usaha.

b. Kerugian Sistem Ekonomi Kapitalis

1. Persaingan bebas telah menciptakan ketimpangan antara orang kaya dan orang yang lebih kaya.
2. Kepercayaan bahwa mekanisme pasar dapat menyelesaikan masalah ekonomi hanya benar pada saat perekonomian berjalan tanpa krisis. Jika terjadi krisis, sistem ekonomi pasar tidak mampu menyelesaikannya. Seperti yang terjadi pada krisis ekonomi dunia tahun 1929 (the great depression of 1929). 


Sistem ekonomi sosialis

               Sistem ekonomi sosialis  ialah sistem ekonomi ketika sektor perekonomian diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Dengan kata lain, peran individu dalam kegiatan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah. Sistem ekonomi komando atau terpusat cenderung dipakai oleh negara-negara yang menganut ideologi sosialis atau komunis. Seperti Kuba, Cina pada masa Mao Zedong, Uni Soviet, dan negara-negara Eropa Timur sebelum era 1990-an. Dalam kenyataannya, tidak ada satu pun negara di dunia yang menganut sistem ekonomi komando secara murni.

Karakteristik sistem ekonomi sosialis, yaitu:

1. penguasaan asset ekonomi merupakan kepemilikan bersama;
2. peranan pasar sebagai alat alokasi sumber daya ekonomi digantikan oleh cara pengesahan (rationing);
3. peranan perencanaan ekonomi oleh negara dalam mengatur perekonomian sangat penting.

a. Keuntungan Sistem Ekonomi Sosialis

1. Mudahnya pengawasan pemerintah dalam kegiatan perekonomian.
2. Negara bertanggung jawab penuh terhadap kegiatan perekonomian.
3. Terjaminnya pemerataan pendapatan antarlapisan masyarakat.

b. Kerugian Sistem Ekonomi Sosialis

1.Potensi, inisiatif, dan kreativitas masyarakat tidak dapat ber kembang.
2. Sering terjadi monopoli oleh pemerintah yang merugikan masyarakat.
3. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam meman faatkan sumber daya.

Sistem ekonomi campuran

               Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang merupakan perpaduan antara sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi komando dengan derajat campuran yang berbeda-beda. Negara-negara yang semula menganut sistem ekonomi kapitalis, mengizinkan campur tangan pemerintah dalam perekonomian secara terbatas

Karakteristik sistem ekonomi campuran, yaitu:

1. Pemerintah aktif dalam kegiatan ekonomi.
2. Negara menguasai cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.
3. Hak milik swasta atas alat-alat produksi

Kelebihan system ekonomi campuran 

1. Kebebasan berusaha
2. Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas
3. Lebih mementingkan umum dari pada pribadi 

·Kelemahan system ekonomi campuran 

1. Beban pemerintah berat dari pada beban swasta
2. Pihak swasta kurang memaksimalkan keuntungan
3. Sulit menentukan batas ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta. 

Perekonomian Indonesia

Sejak berdirinya negara Republik Indonesia, sudah banyak tokoh-tokoh negara pada saat itu telah merumuskan sistem perekonomian yang tepat bagi bangsa indonesia, baik secara individu maupun diskusi kelompok. Tokoh ekonomi indonesia saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949, menegaskan bahwa sistem yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran tetapi dalam proses perkembanganya telah disepakati suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pancasila yang didalamnya mengandung unsur penting yang disebut Demokrasi Ekonomi.
Mengapa di[ilih sistem Demokrasi ekonomi, karena menurut beliau sistem Demokrasi Ekonomi memiliki ciri-ciri yang positif, diantaranya adalah :

1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan.
2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
3. Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendakinya serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
4. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
5. Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
6. Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Dengan demikian perekonomian Indonesia tidak mengizinkan adanya :
a. Free fiht liberalism, yaitu adanya suatu kebebasan usaha yang tidak terkendali sehingga memungkinkan terjadinya eksploitasi kaum ekonomi yang lemah dan terjajah dengan akibat semakin bertambah luasnya jurang pemisah si kaya dan si miskin.
b. Etatisme, yaitu keikutsertaan pemerintah yang terlalu dominan sehingga mematikan motivasi dan kreasi masyarakat untuk berkembang dan bersaing secara sehat. Jadi masyarakat hanya bersikap pasif saja
c. Monopoli, suatu bentuk pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok tertentu, sehingga tidak memberikan pilihan lain pada konsumen untuk tidak mengikuti keinginan sang monopoli. Disini konsumen seperti robot yang diatur untuk mengikuti jalannya permainan.
Meskipun awal perkembangan perekonomian indonesia menganut sistem ekonomi pancasila. Ekonomi demokrasi dan mungkin ‘campuran’ namun bukan berarti sistem perekonomian liberalis dan etatisme tidak pernah terjadi di Indonesia. Awal tahun 1950-an sampai dengan tahun 1957-an merupakan bukti sejarah adanya corak liberalis dalam perekonomian Indonesia. Demikian juga dengan sistem etatisme, pernah juga mewarnai corak perekonomian di tahun 1960-an sampai masa orde baru.

 


 
  sumber :http://aanadesaputro.wordpress.com/2013/04/12/sistem-perekonomian-indonesia/
               http://www.ekonoomi.com/2013/10/macam-dan-pengertian-sistem-ekonomi.html